Menjadi anak baru di kantor memang bukanlah hal yang mudah. Jangan
terjerumus dalam hal-hal kecil yang bisa membuat anda diasingkan.
Pelajari 7 tips berikut ini.
Setelah melalui proses rekrutmen
yang menantang, kini saatnya Anda memasuki kantor baru. Seperti apa
teman kerja, lingkungan, dan apakah mereka akan menyukai Anda tentunya
membuat hati berdebar-debar.
Jangan khawatir, selalu ada cara
agar Anda mudah diterima. Ingat, jangan hanya fokus ke diri Anda tapi
juga perhatikan lingkungan dan teman sekerja.
1. Cara Berpakaian
Anda
adalah anak baru di kantor. Jangan berharap teman sekerja langsung bisa
mengenali kepribadian Anda. Penampilan luar merupakan salah satu poin
kesan pertama Anda. Gunakan pakaian yang pantas dan tidak berlebihan di
hari pertama bekerja. Seperti apa gaya berbusana di kantor baru bisa
Anda pelajari saat datang wawancara atau ketika proses rekrutmen di
kantor tersebut. Jika Anda belum pernah sama sekali mengunjungi kantor
Anda, tak ada salahnya memilih pakaian yang lebih rapih ketimbang yang
lebih santai. Ini adalah momen untuk menciptakan kesan pertama, pastikan
pakaian yang dipilih bisa memberi gambaran seperti apa kepribadian Anda
di tempat kerja. Jangan menggunakan aksesori atau makeup berlebihan
yang seakan meminta perhatian. Bisa jadi hal tersebut malah membuat Anda
menjadi bahan omongan miring di tempat kerja baru.
2. Budaya Kantor
Mempelajari
seperti apa budaya kantor baru Anda sangatlah penting. Ada kantor yang
santai, formal, atau kombinasi antara keduanya. Pastikan Anda
mempelajari dulu seperti apa budaya kantor Anda dari perilaku
teman-teman sekerja, hubungan teman sekerja dengan atasan, dan
sebaliknya. Ada kantor yang Anda bisa dengan santai menghampiri meja bos
untuk berdiskusi, ada juga kantor yang bahkan Anda tak akan punya
kesempatan untuk berbicara dengan bos besar Anda. Anda tentunya tak
mungkin mengingat banyak hal dalam waktu yang singkat. Gunakan catatan
untuk mengingat hal-hal yang penting.
3. Kepribadian yang Positif
Dalam
proses bekerja, suatu saat Anda pasti membutuhkan bantuan rekan kerja.
Jangan bangun dinding yang tinggi pada hari pertama kerja. Sapa rekan
kerja yang Anda temui dengan senyum. Untuk awal, cukup sapa dengan
senyum atau hai. Tak perlu terlalu keras berusaha mengobrol seakan Anda
sudah mengenal mereka lama. Terlalu 'sok akrab' malah akan membuat Anda
dijauhi di tempat kerja. Biarkan hubungan Anda tumbuh secara alami lewat
proses interaksi sehari-hari. Pada masa-masa awal kerja, jika ada
ajakan untuk hang-out selepas kerja, usahakan untuk ikut serta. Lewat
kesempatan yang lebih santai tersebut Anda bisa mengenal rekan kerja
lebih jauh dan mengakrabkan diri. Usahakan untuk seimbang dalam
mendekati berbagai jenis rekan kerja. Terlalu banyak mendekati rekan
kerja laki-laki atau terlalu memilih mendekati atasan akan membuat Anda
cepat jadi bisik-bisik kantor.
4. Mengingat Nama & Posisi
Ini
merupakan hal yang penting untuk membangun kesan pertama. Usahakan
untuk mengingat nama teman sekerja Anda, minimal yang satu bagian atau
divisi. Anda juga bisa membuat semacam peta nama agar mudah mengingat.
Gambar secara umum posisi duduk dan tulis nama teman Anda untuk
memudahkan mengingat. Pilih satu atau dua orang yang Anda ingat betul,
lalu minta bantuan mereka untuk mengingat nama-nama teman lainnya.
Mengetahui posisi orang tersebut di perusahaan juga penting. Jangan
sampai sikut-sikutan di lift dengan rekan sekerja yang ternyata salah
satu orang penting di perusahaan Anda. Memang tidak mudah untuk
melakukan hal tersebut dalam minggu pertama. Lakukan bertahap dimulai
dari orang yang paling sering berinteraksi dengan Anda.
5. Bantu & Inisiatif
Salah
satu cara untuk mudah disukai di tempat kerja baru adalah menjadi rekan
kerja yang senang membantu dan berinisiatif. Tentunya lagi-lagi jangan
berlebihan. Pastikan pekerjaan Anda tetap bisa diselesaikan walau harus
membantu tugas rekan kerja. Jika pekerjaan Anda sudah selesai, jangan
hanya berdiam diri dan menunggu penugasan selanjutnya. Tanyakan kepada
atasan atau rekan kerja apa yang bisa Anda lakukan atau siapa yang bisa
Anda bantu.
6. Semangat Bekerja
Pernah saya
memiliki rekan baru yang selalu datang telat dan sering pulang cepat.
Hal tersebut tentunya bukan hal yang tepat untuk memberi kesan pertama
yang baik. Usahakan selalu datang sedikit lebih cepat jika memungkinkan
dan pulang setelah waktunya atau sudah ada rekan kerja lain yang pulang.
Pelajari dulu bagaimana kebiasaan kantor baru Anda. Ada kantor yang
karyawannya tidak pulang sebelum bosnya pulang. Ada juga yang bebas
pulang pergi asal pekerjaan selesai. Untuk bulan-bulan awal selama Anda
masih masa penilaian, usahakan selalu tepat waktu saat datang dan
berkontribusi lebih. Setelah mempelajari kebiasaan perusahaan,
pelan-pelan Anda bisa menyesuaikan diri. Salah satu kesan pertama yang
harus dihindari adalah malas!
Satu hal lagi yang tak kalah
penting adalah meminimalisir kepentingan pribadi pada jam kerja.
Usahakan sesedikit mungkin chatting, membuka situs jejaring sosial, atau
izin untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.
7. Hindari Bergosip Godaan
terlibat bergosip memang kadang susah ditolak. Untuk masa-masa awal
sebaiknya hindari terlibat dalam kegiatan pergosipan. Jangan sampai
citra Anda sebagai anak baru menjadi miring karena ikut-ikutan
berkomentar dan terlibat dalam tim gosip. Sebagai anak baru, sebaiknya
perbanyakan teman daripada lawan.
Source : www.yahoo.com
Kamis, 02 Mei 2013
Kiat Persiapkan Diri Jelang Wawancara Kerja
Bak atlet yang mempersiapkan sebuah laga, maka
wawancara kerja juga perlu persiapan sebelumnya. Asal tahu saja, hal-hal
remeh termasuk kerapihan dan sikap Anda menjadi bagian dari penilaian.
Karena, setidaknya sepekan sebelum wawancara, Anda harus sudah mulai
menyiapkannya.
Dalam situs Askmen.com dijelaskan kaitan psikologis ritual pra-wawancara dengan kesuksesan Anda mendapatkan pekerjaan impian. Persiapan diri sebelum wawancara dapat menaruh beberapa kekhawatiran Anda dengan memastikan Anda siap saat hari wawancara tiba. Ini dengan asumsi, Anda sudah melakukan persiapan rutin, seperti melatih jawaban Anda atas pertanyaan Anda harapkan untuk ditanyakan dan belajar tentang perusahaan Anda yang Anda lamar.
Apa yang perlu dilakukan di luar mempersiapkan materi wawancara? Ini Dia:
Seminggu sebelumnya: pergi ke tukang cukur, dan rapikan rambut Anda
Perawatan yang baik adalah bagian kunci dari kesan yang Anda buat dalam sebuah wawancara, dan itu dimulai dengan rambut Anda. Merapikan rambut seminggu sebelum wawancara membantu Anda mengurangi stres tentang penampilan Anda; seminggu setelah bercukur rambut Anda tampak alami, tetapi masih rapi.
Sehari sebelumnya: pelajari transportasi menuju lokasi wawancara
Sehari sebelum wawancara Anda, Anda harus melakukan penjajagan perjalanan Anda ke lokasi wawancara. Ambil transportasi yang sama yang Anda akan menggunakan pada hari wawancara untuk mengukur lama perjalanan. Ini untuk memastikan Anda tak salah alamat dan memprediksi waktu agar tak telat. Atau bila Anda sudah tahu pasti lokasinya, datanglah beberapa menit lebih awal. Ingat: datang terlambat bisa membuat runyam semuanya!
Dua malam sebelumnya: siapkan pakaian Anda
Putuskan apa yang akan dikenakan sebelum hari wawancara. Pikirkan tentang perusahaan yang Anda daftar, dan pelajari apa kode pakaian mereka. Jika Anda telah ke kantor mereka sebelum, memikirkan apa yang orang lain kenakan.
Malam sebelumnya: latihan akhir
Luangkan waktu malam sebelum wawancara Anda untuk berlatih di depan cermin. Berbicara dan jawabanlah pertanyaan yang Anda berpikir Anda akan diminta untuk menjawabnya. Perhatikan suara Anda dan bahasa tubuh, dan pastikan Anda melakukan kontak mata. Jadikan ini latihan terakhir Anda
Pagi menjelang wawancara: kosongkan pikiran Anda
Menekankan tentang wawancara tidak akan membuat waktu berlalu lebih cepat, sehingga menempatkan energi Anda ke hal-hal lain. Sarapan dan lakukan hal rutin lainnya.
Lima jam sebelumnya: jangan mengonsumsi kafein
Menghindari kafein sebelum wawancara pekerjaan adalah kunci besar untuk terlihat dan merasa santai. Tubuh Anda akan memompa adrenalin selama wawancara, sehingga Anda akan tegang dan gelisah. Kopi dikhawatirkan akan memacu degup jantung menjadi lebih cepat, dan makin membuat Anda tampak gelisah.
Dua jam sebelumnya: Pergi ke kamar mandi
Ya, Anda perlu mengosongkan kandung kemih, membersihkan badan, dan ups...jangan sampai ketombe berhamburan di bahu Anda.
Saat wawancara: jadilah diri Anda
Duduk dengan rapi, kaki lurus ke depan dan bersikaplah santai, jangan tegang. Simak setiap pertanyaan, dan jawablah dengan lugas.
Source : www.yahoo.com
Dalam situs Askmen.com dijelaskan kaitan psikologis ritual pra-wawancara dengan kesuksesan Anda mendapatkan pekerjaan impian. Persiapan diri sebelum wawancara dapat menaruh beberapa kekhawatiran Anda dengan memastikan Anda siap saat hari wawancara tiba. Ini dengan asumsi, Anda sudah melakukan persiapan rutin, seperti melatih jawaban Anda atas pertanyaan Anda harapkan untuk ditanyakan dan belajar tentang perusahaan Anda yang Anda lamar.
Apa yang perlu dilakukan di luar mempersiapkan materi wawancara? Ini Dia:
Seminggu sebelumnya: pergi ke tukang cukur, dan rapikan rambut Anda
Perawatan yang baik adalah bagian kunci dari kesan yang Anda buat dalam sebuah wawancara, dan itu dimulai dengan rambut Anda. Merapikan rambut seminggu sebelum wawancara membantu Anda mengurangi stres tentang penampilan Anda; seminggu setelah bercukur rambut Anda tampak alami, tetapi masih rapi.
Sehari sebelumnya: pelajari transportasi menuju lokasi wawancara
Sehari sebelum wawancara Anda, Anda harus melakukan penjajagan perjalanan Anda ke lokasi wawancara. Ambil transportasi yang sama yang Anda akan menggunakan pada hari wawancara untuk mengukur lama perjalanan. Ini untuk memastikan Anda tak salah alamat dan memprediksi waktu agar tak telat. Atau bila Anda sudah tahu pasti lokasinya, datanglah beberapa menit lebih awal. Ingat: datang terlambat bisa membuat runyam semuanya!
Dua malam sebelumnya: siapkan pakaian Anda
Putuskan apa yang akan dikenakan sebelum hari wawancara. Pikirkan tentang perusahaan yang Anda daftar, dan pelajari apa kode pakaian mereka. Jika Anda telah ke kantor mereka sebelum, memikirkan apa yang orang lain kenakan.
Malam sebelumnya: latihan akhir
Luangkan waktu malam sebelum wawancara Anda untuk berlatih di depan cermin. Berbicara dan jawabanlah pertanyaan yang Anda berpikir Anda akan diminta untuk menjawabnya. Perhatikan suara Anda dan bahasa tubuh, dan pastikan Anda melakukan kontak mata. Jadikan ini latihan terakhir Anda
Pagi menjelang wawancara: kosongkan pikiran Anda
Menekankan tentang wawancara tidak akan membuat waktu berlalu lebih cepat, sehingga menempatkan energi Anda ke hal-hal lain. Sarapan dan lakukan hal rutin lainnya.
Lima jam sebelumnya: jangan mengonsumsi kafein
Menghindari kafein sebelum wawancara pekerjaan adalah kunci besar untuk terlihat dan merasa santai. Tubuh Anda akan memompa adrenalin selama wawancara, sehingga Anda akan tegang dan gelisah. Kopi dikhawatirkan akan memacu degup jantung menjadi lebih cepat, dan makin membuat Anda tampak gelisah.
Dua jam sebelumnya: Pergi ke kamar mandi
Ya, Anda perlu mengosongkan kandung kemih, membersihkan badan, dan ups...jangan sampai ketombe berhamburan di bahu Anda.
Saat wawancara: jadilah diri Anda
Duduk dengan rapi, kaki lurus ke depan dan bersikaplah santai, jangan tegang. Simak setiap pertanyaan, dan jawablah dengan lugas.
Source : www.yahoo.com
Menata Feng Shui Meja Kerja Agar Makmur
Meja kerja yang feng shui-nya baik akan mendatangkan kinerja maksimal
sehingga mendatangkan kemakmuran. Pakar Feng Shui yang berlatar
belakang pendidikan master di bidang arsitektur, Jenie Kumala Dewi
menjelaskan, saat bekerja orang harus mengeluarkan tenaga dan energi.
Karena itu, ruang kerja harus ditata secara feng shui agar orang yang
menggunakan ruang seimbang energinya.
“Jika energinya seimbang yakni tidak terlalu kuat maupun tidak terlalu lemah, aktivitas kerja orang itu akan lebih lancar, hingga membuahkan hasil maksimal. Kerja maksimal mendatangkan kemakmuran atau rezeki bagi perusahaan,” kata penulis buku “Feng Shui untuk Rumah Tinggal dan Kantor” ini.
Umumnya orang bekerja selama 8 jam, sehingga penataan ruang maupun meja kerja sangat penting bagi orang yang bekerja di “belakang meja” tanpa mobilitas tinggi. Sedangkan perkembangan karir seseorang dipengaruhi tempat di mana dia sering beraktivitas.
Jenie memberikan tip secara rinci:
1. Sebaiknya saat duduk di meja kerja, seseorang tidak membelakangi jendela ruang kerja. Bila ruangannya terbatas dan tidak memungkinkan untuk dilakukan perubahan, jendela harus ditutup rapat dengan memasang tirai tebal. Sedangkan kursi harus digeser agar tidak tepat berada di depan jendela.
2. Meja kerja sebaiknya diletakkan dalam posisi bersandar pada dinding yang stabil.
3. Posisi meja kerja sebaiknya tidak terlalu tusuk sate dari pintu masuk atau lorong.
4. Peletakan perabot dalam ruang kerja harus seimbang dengan jumlah orang yang bekerja, agar stabil dan karyawan bisa beraktivitas secara maksimal.
5. Bagian depan meja kerja jangan sampai terhalang bidang apapun, seperti tembok atau lemari.
6. Untuk penataan ruang kerja seorang pimpinan, posisi meja kerja harus mendukung kekuatan sebagai seorang pemimpin. Maka, meja kerja jangan segaris pintu masuk ruang tapi berada di seberang pintu masuk ruang kerja.
7. Bentuk meja kerja harus stabil.
8. Permukaan meja kerja sebaiknya merupakan permukaan yang lurus (tidak terdapat bidang kosong).
9. Ukuran meja kerja bisa mendukung jabatan, di mana meja kerja pemimpin lebih besar daripada karyawan.
10. Kaki meja kerja sebaiknya merupakan struktur yang stabil (mendukung kestabilan karir).
Jenie menambahkan, bentuk meja sebaiknya juga memperhatikan feng shui. Salah satunya, permukaan meja kerja tidak boleh terdapat bidang bolong-bolong atau kosong. Seperti apa? “Misalkan permukaan kayu alami, biasanya cenderung tidak stabil dan tidak lurus,” ujar penulis buku “Feng Shui for Business 2003” ini.
Selain itu, lanjutnya, jangan memiliki bentuk meja kerja yang abstrak, sehingga terlihat kurang stabil. Kaki meja kerja juga harus kokoh, kuat dan seimbang.
Wanita yang juga ahli desain interior ini menambahkan, sebaiknya diperhatikan juga pernak-pernik di atas meja. Pilihlah hiasan seperti bambu hoki untuk mendukung perkembangan karir dan keberuntungan. Atau lukisan laut (terutama untuk meja kubikal), supaya ide dan pemikiran lancar dan tidak terhalang.
“Bisa juga memilih lukisan atau foto ikan sebagai simbol kemakmuran, lalu benda kristal untuk mengusir energi negatif dari persaingan tidak sehat di kantor,” jelas pemilik situs feng shui ini.
Sedangkan benda-benda yang harus dihindari di meja kerja adalah lukisan atau foto batu karena menghambat perkembangan ide. Lalu, foto atau lukisan pasar sebagai simbol kekacauan dan berantakan.
“Sebaiknya hindari juga foto atau lukisan putri bali/patung putri bali, dan pajangan topeng atau lukisan topeng karena banyak kepalsuan,”
Source : www.yahoo.com
“Jika energinya seimbang yakni tidak terlalu kuat maupun tidak terlalu lemah, aktivitas kerja orang itu akan lebih lancar, hingga membuahkan hasil maksimal. Kerja maksimal mendatangkan kemakmuran atau rezeki bagi perusahaan,” kata penulis buku “Feng Shui untuk Rumah Tinggal dan Kantor” ini.
Umumnya orang bekerja selama 8 jam, sehingga penataan ruang maupun meja kerja sangat penting bagi orang yang bekerja di “belakang meja” tanpa mobilitas tinggi. Sedangkan perkembangan karir seseorang dipengaruhi tempat di mana dia sering beraktivitas.
Jenie memberikan tip secara rinci:
1. Sebaiknya saat duduk di meja kerja, seseorang tidak membelakangi jendela ruang kerja. Bila ruangannya terbatas dan tidak memungkinkan untuk dilakukan perubahan, jendela harus ditutup rapat dengan memasang tirai tebal. Sedangkan kursi harus digeser agar tidak tepat berada di depan jendela.
2. Meja kerja sebaiknya diletakkan dalam posisi bersandar pada dinding yang stabil.
3. Posisi meja kerja sebaiknya tidak terlalu tusuk sate dari pintu masuk atau lorong.
4. Peletakan perabot dalam ruang kerja harus seimbang dengan jumlah orang yang bekerja, agar stabil dan karyawan bisa beraktivitas secara maksimal.
5. Bagian depan meja kerja jangan sampai terhalang bidang apapun, seperti tembok atau lemari.
6. Untuk penataan ruang kerja seorang pimpinan, posisi meja kerja harus mendukung kekuatan sebagai seorang pemimpin. Maka, meja kerja jangan segaris pintu masuk ruang tapi berada di seberang pintu masuk ruang kerja.
7. Bentuk meja kerja harus stabil.
8. Permukaan meja kerja sebaiknya merupakan permukaan yang lurus (tidak terdapat bidang kosong).
9. Ukuran meja kerja bisa mendukung jabatan, di mana meja kerja pemimpin lebih besar daripada karyawan.
10. Kaki meja kerja sebaiknya merupakan struktur yang stabil (mendukung kestabilan karir).
Jenie menambahkan, bentuk meja sebaiknya juga memperhatikan feng shui. Salah satunya, permukaan meja kerja tidak boleh terdapat bidang bolong-bolong atau kosong. Seperti apa? “Misalkan permukaan kayu alami, biasanya cenderung tidak stabil dan tidak lurus,” ujar penulis buku “Feng Shui for Business 2003” ini.
Selain itu, lanjutnya, jangan memiliki bentuk meja kerja yang abstrak, sehingga terlihat kurang stabil. Kaki meja kerja juga harus kokoh, kuat dan seimbang.
Wanita yang juga ahli desain interior ini menambahkan, sebaiknya diperhatikan juga pernak-pernik di atas meja. Pilihlah hiasan seperti bambu hoki untuk mendukung perkembangan karir dan keberuntungan. Atau lukisan laut (terutama untuk meja kubikal), supaya ide dan pemikiran lancar dan tidak terhalang.
“Bisa juga memilih lukisan atau foto ikan sebagai simbol kemakmuran, lalu benda kristal untuk mengusir energi negatif dari persaingan tidak sehat di kantor,” jelas pemilik situs feng shui ini.
Sedangkan benda-benda yang harus dihindari di meja kerja adalah lukisan atau foto batu karena menghambat perkembangan ide. Lalu, foto atau lukisan pasar sebagai simbol kekacauan dan berantakan.
“Sebaiknya hindari juga foto atau lukisan putri bali/patung putri bali, dan pajangan topeng atau lukisan topeng karena banyak kepalsuan,”
Source : www.yahoo.com
Trik Anti Rugi Belanja Saat Musim Diskon
Pesta diskon sering menguntungkan sekaligus merugikan bagi si penggila
belanja. Bagi yang ingin memanfaatkan momen diskon untuk menambah isi
lemari, perhatikan trik berikut ini.
Hampir semua penggila belanja pernah mendengar nasihat jangan tergoda diskon. Heboh belanja saat diskon memang bisa merugikan jika akhirnya banyak memborong benda yang menjadi sarang debu. Tapi jika Anda cermat berbelanja, bisa jadi penghematan yang Anda dapatkan.
Langkah 1: Survei
Sebelum berangkat belanja, survei lemari sebelumnya. Bongkar dan lihat baik-baik isi lemari Anda.
Saat membongkar lemari, Anda mungkin menemukan barang yang belum pernah dipakai atau lupa sama sekali pernah membelinya. Jika tergoda akan suatu barang yang belum tentu ada gunanya, bayangkan kembali penuhnya lemari Anda.
Survei lemari juga bisa membuat Anda membayangkan benda apa yang cocok dipadu padan dengan koleksi yang sudah ada. Jangan sampai membeli sesuatu yang belum tentu cocok dengan benda-benda Anda yang sudah ada.
Setelah Anda punya bayangan, buatlah daftar yang harus dibeli. Sebisa mungkin tetaplah bertahan pada daftar tersebut. Jika memungkinkan, ketahui harga tersebut saat diskon atau harga benda serupa di tempat pembelian yang lain seperti toko online.
Kini tak sulit lagi untuk mengetahui jadwal diskon dari riset di Internet. Perhatikan momen khusus yang menawarkan potongan harga lebih, seperti diskon tengah malam atau promo harian. Jika perlu, ikuti info terbaru gerai incaran Anda melalui media sosial agar selalu mendapatkan kabar terbaru.
Langkah 2: Momen yang tepat
Selama masa diskon, toko-toko banyak diserbu pengunjung. Jam makan siang atau akhir pekan tentu merupakan waktu-waktu yang sibuk. Jika akan menyerbu pusat perbelanjaan usahakan pergi saat awal jam buka ketika toko belum terlalu ramai. Ramainya pengunjung hanya akan membuat tak nyaman dan membuat aktivitas belanja Anda menjadi tidak maksimal.
Hampir semua toko umumnya memiliki strategi waktu. Setelah lebih dari 4 minggu, biasanya akan digelar potongan diskon tambahan alias further reduction. Jika tak ada yang spesifik dicari sebaiknya tunggu momen ini untuk mendapatkan diskon lebih.
Langkah 3: Utamakan kenyamanan
Antrean untuk mencoba baju bisa jadi sangat panjang. Gunakan sepatu yang mudah dilepas untuk kenyamanan mencoba sepatu atau kenakan rok jika akan banyak mencoba celana. Legging serta tank top yang dipadu cardigans juga merupakan busana yang praktis untuk mencoba baju tanpa harus mengantre ke ruang ganti yang padat.
Sebaiknya kenakan sepatu nyaman yang tidak mudah membuat kaki pegal. Jangan sampai Anda menjadi terpaksa membeli barang akibat malas melihat-lihat akibat didera kaki yang pegal.
Jangan membawa si kecil jika Anda tahu kondisi mal akan sangat padat. Jika memang tak bisa ditinggal, minta suami untuk menjaga si kecil di tempat yang tidak terlalu jauh dari toko tersebut. Untuk mengerem nafsu belanja Anda, ajak pasangan atau teman dekat yang sangat mengenal Anda. Pendapat mereka sering kali berharga dan bisa mengingatkan jika Anda sudah terlalu banyak memiliki barang serupa.
Langkah 4: Seleksi Barang
Sebelum membeli sebuah barang, coba dulu barang tersebut. Jangan beli jika terlalu besar atau kecil. Jangan membeli dengan harapan suatu saat akan muat atau dengan tambahan biaya yang banyak untuk menyesuaikan ukuran ke tukang jahit.
Periksa dengan teliti barang yang Anda suka, apakah resletingnya berfungsi, ada kancing yang copot, ada cacat, atau noda di sekitar benda tersebut. Beberapa benda masuk kategori diskon karena sudah lewat musimnya, sedangkan beberapa benda lain dibawa ke area diskon karena ada kerusakan atau cacat pada benda tersebut.
Langkah 5: Yang boleh dibeli
Tiga faktor yang menentukan benda mana yang akan Anda beli. Pertama, benda yang dipakai reguler seperti pakaian dalam, pakaian kerja dasar seperti celana hitam atau kemeja yang sering digunakan. Perhatikan persediaan benda-benda ini saat survei lemari.
Kedua adalah benda yang Anda bisa bayangkan akan dipakai beberapa kali dalam satu tahun ke depan. Lebih baik lagi jika benda tersebut diprediksi bisa lebih tahan lama. Jika benda tersebut hanya terbayang dipakai pada satu acara dan belum tentu akan dikenakan ulang sebaiknya singkirkan niat.
Ketiga, musim diskon saatnya Anda berburu barang berkualitas dengan harga lebih murah. Manfaatkan uang Anda untuk membeli barang-barang berkualitas yang akan tahan lama. Pilih benda-benda dari merek ternama yang berat untuk dibeli saat harga normal. Prioritaskan pilihan Anda untuk melihat-melihat ke bagian benda-benda yang sulit Anda beli tanpa diskon.
Jangan membeli barang yang tidak tahu kapan akan Anda gunakan, tidak pas pada tubuh, sudah terlalu banyak yang sejenis di lemari, serta tidak memiliki padanan yang tepat di lemari Anda.
Langkah 6: Hitung-hitung
Sebelum berburu diskon sebaiknya tentukan anggaran yang Anda siapkan. Buat prioritas dari benda-benda yang sudah dikumpulkan. Jika melebihi anggaran, lihat kembali prioritas dari langkah 5. Jika tetap sulit, potong dari anggaran lain seperti makan-makan atau pergi ke kafe.
Hitung kembali total biaya yang dikeluarkan untuk sebuah barang. Jika barang tersebut diskon namun memerlukan biaya tambahan untuk laundry atau perbaikan, maka pertimbangkan kembali biaya total untuk pakaian tersebut.
Perhatikan juga promosi tambahan yang bisa Anda dapat. Seringkali toko memiliki diskon untuk kartu anggota, kartu kredit tertentu, atau diskon spesial pada hari dan jam tertentu. Dengan cermat memperhatikan promosi ini, Anda bisa mendapatkan promosi tambahan. Intinya, selalu ingat kalau belanja di musim diskon adalah untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya, bukan kerugian.
Source : www.yahoo.com
Hampir semua penggila belanja pernah mendengar nasihat jangan tergoda diskon. Heboh belanja saat diskon memang bisa merugikan jika akhirnya banyak memborong benda yang menjadi sarang debu. Tapi jika Anda cermat berbelanja, bisa jadi penghematan yang Anda dapatkan.
Langkah 1: Survei
Sebelum berangkat belanja, survei lemari sebelumnya. Bongkar dan lihat baik-baik isi lemari Anda.
Saat membongkar lemari, Anda mungkin menemukan barang yang belum pernah dipakai atau lupa sama sekali pernah membelinya. Jika tergoda akan suatu barang yang belum tentu ada gunanya, bayangkan kembali penuhnya lemari Anda.
Survei lemari juga bisa membuat Anda membayangkan benda apa yang cocok dipadu padan dengan koleksi yang sudah ada. Jangan sampai membeli sesuatu yang belum tentu cocok dengan benda-benda Anda yang sudah ada.
Setelah Anda punya bayangan, buatlah daftar yang harus dibeli. Sebisa mungkin tetaplah bertahan pada daftar tersebut. Jika memungkinkan, ketahui harga tersebut saat diskon atau harga benda serupa di tempat pembelian yang lain seperti toko online.
Kini tak sulit lagi untuk mengetahui jadwal diskon dari riset di Internet. Perhatikan momen khusus yang menawarkan potongan harga lebih, seperti diskon tengah malam atau promo harian. Jika perlu, ikuti info terbaru gerai incaran Anda melalui media sosial agar selalu mendapatkan kabar terbaru.
Langkah 2: Momen yang tepat
Selama masa diskon, toko-toko banyak diserbu pengunjung. Jam makan siang atau akhir pekan tentu merupakan waktu-waktu yang sibuk. Jika akan menyerbu pusat perbelanjaan usahakan pergi saat awal jam buka ketika toko belum terlalu ramai. Ramainya pengunjung hanya akan membuat tak nyaman dan membuat aktivitas belanja Anda menjadi tidak maksimal.
Hampir semua toko umumnya memiliki strategi waktu. Setelah lebih dari 4 minggu, biasanya akan digelar potongan diskon tambahan alias further reduction. Jika tak ada yang spesifik dicari sebaiknya tunggu momen ini untuk mendapatkan diskon lebih.
Langkah 3: Utamakan kenyamanan
Antrean untuk mencoba baju bisa jadi sangat panjang. Gunakan sepatu yang mudah dilepas untuk kenyamanan mencoba sepatu atau kenakan rok jika akan banyak mencoba celana. Legging serta tank top yang dipadu cardigans juga merupakan busana yang praktis untuk mencoba baju tanpa harus mengantre ke ruang ganti yang padat.
Sebaiknya kenakan sepatu nyaman yang tidak mudah membuat kaki pegal. Jangan sampai Anda menjadi terpaksa membeli barang akibat malas melihat-lihat akibat didera kaki yang pegal.
Jangan membawa si kecil jika Anda tahu kondisi mal akan sangat padat. Jika memang tak bisa ditinggal, minta suami untuk menjaga si kecil di tempat yang tidak terlalu jauh dari toko tersebut. Untuk mengerem nafsu belanja Anda, ajak pasangan atau teman dekat yang sangat mengenal Anda. Pendapat mereka sering kali berharga dan bisa mengingatkan jika Anda sudah terlalu banyak memiliki barang serupa.
Langkah 4: Seleksi Barang
Sebelum membeli sebuah barang, coba dulu barang tersebut. Jangan beli jika terlalu besar atau kecil. Jangan membeli dengan harapan suatu saat akan muat atau dengan tambahan biaya yang banyak untuk menyesuaikan ukuran ke tukang jahit.
Periksa dengan teliti barang yang Anda suka, apakah resletingnya berfungsi, ada kancing yang copot, ada cacat, atau noda di sekitar benda tersebut. Beberapa benda masuk kategori diskon karena sudah lewat musimnya, sedangkan beberapa benda lain dibawa ke area diskon karena ada kerusakan atau cacat pada benda tersebut.
Langkah 5: Yang boleh dibeli
Tiga faktor yang menentukan benda mana yang akan Anda beli. Pertama, benda yang dipakai reguler seperti pakaian dalam, pakaian kerja dasar seperti celana hitam atau kemeja yang sering digunakan. Perhatikan persediaan benda-benda ini saat survei lemari.
Kedua adalah benda yang Anda bisa bayangkan akan dipakai beberapa kali dalam satu tahun ke depan. Lebih baik lagi jika benda tersebut diprediksi bisa lebih tahan lama. Jika benda tersebut hanya terbayang dipakai pada satu acara dan belum tentu akan dikenakan ulang sebaiknya singkirkan niat.
Ketiga, musim diskon saatnya Anda berburu barang berkualitas dengan harga lebih murah. Manfaatkan uang Anda untuk membeli barang-barang berkualitas yang akan tahan lama. Pilih benda-benda dari merek ternama yang berat untuk dibeli saat harga normal. Prioritaskan pilihan Anda untuk melihat-melihat ke bagian benda-benda yang sulit Anda beli tanpa diskon.
Jangan membeli barang yang tidak tahu kapan akan Anda gunakan, tidak pas pada tubuh, sudah terlalu banyak yang sejenis di lemari, serta tidak memiliki padanan yang tepat di lemari Anda.
Langkah 6: Hitung-hitung
Sebelum berburu diskon sebaiknya tentukan anggaran yang Anda siapkan. Buat prioritas dari benda-benda yang sudah dikumpulkan. Jika melebihi anggaran, lihat kembali prioritas dari langkah 5. Jika tetap sulit, potong dari anggaran lain seperti makan-makan atau pergi ke kafe.
Hitung kembali total biaya yang dikeluarkan untuk sebuah barang. Jika barang tersebut diskon namun memerlukan biaya tambahan untuk laundry atau perbaikan, maka pertimbangkan kembali biaya total untuk pakaian tersebut.
Perhatikan juga promosi tambahan yang bisa Anda dapat. Seringkali toko memiliki diskon untuk kartu anggota, kartu kredit tertentu, atau diskon spesial pada hari dan jam tertentu. Dengan cermat memperhatikan promosi ini, Anda bisa mendapatkan promosi tambahan. Intinya, selalu ingat kalau belanja di musim diskon adalah untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya, bukan kerugian.
Source : www.yahoo.com
Peran Ibu Rumah Tangga Mengelola Keuangan Keluarga
Peranan perempuan di dalam
rumah tangga masa kini tidak hanya sekadar menjadi sosok yang mengasuh,
mendidik anak-anak serta mengurus suami dan rumah. Perempuan juga
memiliki peran dalam mengelola keuangan keluarganya. Jika pria merupakan
kepala keluarga, maka perempuan merupakan leher yang menentukan ke mana
arah kepala bergerak.
Pada dasarnya perempuan lebih detil dalam mengurus keuangan keluarga. Oleh karena itu, di dalam rumah tangga, perempuan seringkali berperan sebagai “Mama Bos” yang memegang tanggung jawab mengelola keuangan keluarga. Pria sebagai suami boleh jadi pintar dalam hal memperoleh uang tetapi harus diimbangi dengan istri yang juga pandai mengatur uang sehingga kondisi keuangan keluarga tetap sehat.
Adapun peranan perempuan sebagai istri yang mengelola keuangan keluarga antara lain sebagai berikut:
1. Mengatur keseimbangan cash flow, baik cash flow bulanan maupun tahunan. Langkah awalnya dengan cara mencatat penghasilan dan pengeluaran. Dengan memiliki pencatatan, akan diketahui jelas ke mana saja penghasilan terpakai, seberapa besar pengeluaran rutin dan pribadi serta cicilan utang (jika ada). Alokasikan pendapatan ke dalam pos-pos pengeluaran dengan bijak sehingga memiliki sisa. Cash flow yang sehat memiliki sisa minimal 10% yang dapat dialokasikan untuk tabungan atau investasi.
2. Memiliki kemampuan menentukan skala prioritas. Contoh sederhananya adalah dapat membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang hanya sekadar keinginan (needs or wants). Hal ini dapat diimplementasikan dalam pengaturan pengeluaran rutin bulanan. Dahulukan apa saja yang benar-benar menjadi kebutuhan.
3. Mengalokasikan sisa cash flow untuk ditabung atau investasi. Sisa cash flow dapat ditabung untuk tujuan finansial jangka pendek (idealnya di bawah tiga tahun) atau diinvestasikan jika memiliki tujuan jangka menengah atau jangka panjang. Agar tidak ketinggalan dalam hal investasi, wanita dapat memanfaatkan berbagai akses informasi untuk menambah pengetahuannya.
4. Cermat mengelola aset yang sudah dimiliki dan terus mengasah kemampuan untuk membuat aset tersebut berkembang dan menjadi optimal sesuai tujuan finansial keluarga. Hal ini bisa didapat melalui pengalaman anggota keluarga lainnya maupun orang lain yang sudah berpengalaman.
Perempuan yang cerdas dalam mengelola keuangan keluarga akan memberi dampak besar bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan keluarganya. Telah banyak contoh kasus keluarga yang terlibat masalah keuangan akibat suami atau istri yang berperilaku tidak bijak terhadap uang yang dimiliki.
Sebagaimana telah disebutkan di atas bahwa istri ibarat leher bagi kepala suami, maka sudah sepatutnya istri dapat membantu mengarahkan suami, menjadi partner suami, mengambil porsi dalam mengelola keuangan keluarga sehingga kondisi keuangan semakin membaik ke depannya.
Source : www.yahoo.com
Pada dasarnya perempuan lebih detil dalam mengurus keuangan keluarga. Oleh karena itu, di dalam rumah tangga, perempuan seringkali berperan sebagai “Mama Bos” yang memegang tanggung jawab mengelola keuangan keluarga. Pria sebagai suami boleh jadi pintar dalam hal memperoleh uang tetapi harus diimbangi dengan istri yang juga pandai mengatur uang sehingga kondisi keuangan keluarga tetap sehat.
Adapun peranan perempuan sebagai istri yang mengelola keuangan keluarga antara lain sebagai berikut:
1. Mengatur keseimbangan cash flow, baik cash flow bulanan maupun tahunan. Langkah awalnya dengan cara mencatat penghasilan dan pengeluaran. Dengan memiliki pencatatan, akan diketahui jelas ke mana saja penghasilan terpakai, seberapa besar pengeluaran rutin dan pribadi serta cicilan utang (jika ada). Alokasikan pendapatan ke dalam pos-pos pengeluaran dengan bijak sehingga memiliki sisa. Cash flow yang sehat memiliki sisa minimal 10% yang dapat dialokasikan untuk tabungan atau investasi.
2. Memiliki kemampuan menentukan skala prioritas. Contoh sederhananya adalah dapat membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang hanya sekadar keinginan (needs or wants). Hal ini dapat diimplementasikan dalam pengaturan pengeluaran rutin bulanan. Dahulukan apa saja yang benar-benar menjadi kebutuhan.
3. Mengalokasikan sisa cash flow untuk ditabung atau investasi. Sisa cash flow dapat ditabung untuk tujuan finansial jangka pendek (idealnya di bawah tiga tahun) atau diinvestasikan jika memiliki tujuan jangka menengah atau jangka panjang. Agar tidak ketinggalan dalam hal investasi, wanita dapat memanfaatkan berbagai akses informasi untuk menambah pengetahuannya.
4. Cermat mengelola aset yang sudah dimiliki dan terus mengasah kemampuan untuk membuat aset tersebut berkembang dan menjadi optimal sesuai tujuan finansial keluarga. Hal ini bisa didapat melalui pengalaman anggota keluarga lainnya maupun orang lain yang sudah berpengalaman.
Perempuan yang cerdas dalam mengelola keuangan keluarga akan memberi dampak besar bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan keluarganya. Telah banyak contoh kasus keluarga yang terlibat masalah keuangan akibat suami atau istri yang berperilaku tidak bijak terhadap uang yang dimiliki.
Sebagaimana telah disebutkan di atas bahwa istri ibarat leher bagi kepala suami, maka sudah sepatutnya istri dapat membantu mengarahkan suami, menjadi partner suami, mengambil porsi dalam mengelola keuangan keluarga sehingga kondisi keuangan semakin membaik ke depannya.
Source : www.yahoo.com
Mengepal Tangan Dapat Membuat Ingatan Seseorang Pulih
Jika Anda sulit mengingat daftar belanja, nomor
telepon, atau hal penting lain yang membutuhkan perhatian Anda, cukup
kepalkan tangan Anda. Mengapa demikian?
Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menyebutkan
bahwa seseorang akan lebih mudah mengingat sesuatu jika mengepalkan
kedua tangan kuat-kuat untuk menghadirkan kembali memori yang
terlupakan, seperti dilansir Dailynews.Dr. Ruth Proper selaku penulis penelitian ini menyampaikan, “ Gerakan tubuh sederhana seperti mengepalkan tangan dapat mengubah sementara jalannya fungsi otak, sehingga dapat memperkuat ingatan seseorang.”
Mengepalkan tangan kanan saat ingatan menurun dapat mengaktifkan daerah otak yang bertanggung jawab terhadap penyimpanan memori, sementara mengepalkan tangan kiri dapat memicu area otak sebagai kunci untuk mendapatkan informasi yang mungkin tertumpuk memori lain.
Menurut Dr. Propper kesimpulan ini masih membutuhkan penelitian lanjutan untuk mengetahui seberapa efektif kepalan tangan dapat membantu mendatangkan kembali memori yang terlupakan.
Source : www.yahoo.com
Cairan Penyembuh Alami
Madu telah dikenal sejak 10.000 tahun yang lalu. Ini
dibuktikan dengan ditemukannya sebuah lukisan kuno di dalam sebuah gua
yang ada di Valencia, Spanyol.
Asal Mula Madu
Madu memiliki rasa yang manis dan berbentuk kental seperti sirup. Madu dihasilkan lebah dengan bahan baku nektar bunga. Nektar adalah senyawa kompleks yang dihasilkan kelenjar tanaman dalam bentuk larutan gula.Proses perubahan nektar menjadi madu dimulai ketika lebah membawa nektar ke sarangnya. Nektar ini kemudian dicampur dengan air liur dan dikurangi kadar airnya oleh lebah-lebah pekerja untuk menghindari proses peragian.
Lebah pekerja mengunyah nektar dengan menambahkan enzim diastase dan invertase, sehingga nektar tersebut menjadi cairan kental berwarna kuning pucat dengan aroma khas madu.
Kandungan Nutrisi Madu
Dalam setiap 100 gr madu terdapat berbagai varian nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti:- Energi 294 kalori
- Karbohidrat 9,5 g
- Air 24 g
- Fosfor 16 mg
- Kalsium 5 mg
- Vitamin C 4 mg
Manfaat Kesehatan Madu
Selain memiliki kandungan nutrisi yang lengkap, madu juga dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi siapa saja yang mengonsumsinya. Manfaat kesehatan mengonsumsi madu di antaranya:Sumber Energi
Atlet Romawi dan Yunani kuno kala itu menggunakan madu sebagai minuman berenergi yang dikonsumsi sebelum dan sesudah pertandingan. Selama ratusan tahun madu telah dikenal sebagai sumber energi terbaik. Kandungan gula pada madu adalah alasan paling logis, mengingat gula adalah sumber energi utama tubuh.
Mempercepat Penyembuhan Luka
Madu bekerja sebagai antibiotik alami yang sangggup mengalahkan bakteri mematikan. Madu bersifat asam, sedangkan bakteri tidak dapat berkembang biak dalam kondisi asam. Proses osmosis di dalam madu dapat membasmi bakteri dan menyerap air dari bakteri pada kulit yang luka, seperti halnya spons menyerap air.
Bahkan, RS Universitas Wisconsin Medical School and Public Health memberikan terapi madu bagi luka borok yang diderita penderita diabetes. Uji coba terhadap seorang pasien berusia 79 tahun berhasil menyembuhkan luka pada jari kakinya. Sang pasien bahkan tidak jadi diamputasi berkat terapi madu tersebut.
Pengganti Gula
Madu dapat dicampurkan ke dalam minuman ataupun makanan kesukaan Anda. Jika anda suka minum teh, coba ganti gula dengan madu sebagai pemanisnya.
Mencegah Kanker
Kandungan zat karsinogen dalam madu bertindak sebagai anti kanker sehingga dapat mengurangi risiko kanker, terutama bagi Anda yang berisiko tinggi terkena kanker seperti, perokok, pengonsumsi minuman keras, malas berolahraga, dan lainnya.
Membantu Penyerapan Kalsium
Tim peneliti di University of California membuktikan bahwa konsumsi madu dapat meningkatkan antioksidan dalam darah. Bahkan, madu dapat membantu penyerapan kalsium sehingga tubuh dapat menggunakan kalsium lebih optimal, terutama untuk mencegah penyakit keropos tulang (osteoporosis)
Source : yahoo.com
Langganan:
Postingan (Atom)