Selasa, 02 Juli 2013

Saat yang tepat untuk memulai investasi

Investasi sangat penting dilakukan untuk setiap orang. Kapan waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi?

Ketua Asosiasi Perencana Keuangan International Association of Registered Financial Consultants (IARFC) Indonesia Aidil Akbar mencoba mengulasnya.

Menurut Aidil, investasi sebaiknya dilakukan sedini mungkin saat seseorang sudah memiliki penghasilan, baik itu gaji bekerja atau pun penghasilan lainnya. Artinya, berapa pun usia seseorang, jika sudah memiliki penghasilan, maka saat itulah waktu yang tepat untuk berinvestasi.

"Kalau saya dari sisi financial planner pada saat kita mulai punya penghasilan bukan gaji misalkan anak kuliahan yang punya bisnis online, di saat itulah mulai bisa berinvestasi," kata Aidil saat acara Financial Clinic Smart Investment, di FX Plaza, Jakarta, Rabu (29/5/2013).

Namun, kata dia yang perlu diingat adalah investasi dilakukan harus dalam keadaan tenang dan tidak terburu-buru.

"Tapi harus jadi catatan juga. Investasi itu nggak bisa grabak-grubuk. Kita lihat skala financial dulu sudah sehat belum secara keuangan karena ada risikonya, kalau tiba-tiba jebret dimasukin semuanya dananya, akhirnya tidak bisa makan, nggak bisa begitu," terangnya.

Ia menambahkan, hal yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi adalah harus melakukan financial check-up artinya lihat kondisi keuangan seperti apa. Kemudian harus memiliki emergency fund sebagai dana cadangan minimal 3 bulan.

"Yang harus diperhatian, kalau bicara financial planning, step awal harus ada dana taktis dan dana darurat," ujarnya.

Menurut Aidil, tidak semua uang yang kita punya bisa sekaligus dimasukkan dalam satu keranjang yang sama."Tidak semua uang masuk ke tabungan dan tidak semua uang masuk ke investasi, semua ada porsinya," kata Aidil.

Source : detikfinance.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar